YAWYTYWAY
You Are What You Think Your WAY

Home Page

"The Motivation Mantra behind your success in life"

Siapapun dan dimanapun anda, tentunya memiliki keyakinan untuk dapat mewujudkan sesuatu hal yang anda anggap penting untuk dilakukan melalui mantra istimewa anda, bisa saja berbentuk doa menurut agama dan keyakinan tertentu atau bisa berbentuk hal lainnya dalam ucapan/ gerak atau tata-cara tertentu.

Tidak penting kata-katanya, yang pasti selalu hadir dalam setiap pengucapan mantra anda tersebut adalah urut-urutan proses mental tertentu yang menyebabkan anda menjadi sangat percaya diri akan hal itu. Apakah keyakinan yang merubah realitas ataukah realitas yang merubah keyakinan anda, semuanya tergantung anda.


Kenali cara berfikir anda, kenali perasaan anda, ucapan anda serta perilaku anda dalam setiap momen kejadian yang melibatkan diri anda. Respon anda terhadap kejadian merupakan hal penting dalam memperbaiki dan meningkatkan nilai kesuksesan anda.
º bill-asbi :  0813.1668.2879  ;   0822.1717.2527 


Beberapa pelatihan (Training) yang diantaranya dapat disesuaikan untuk kebutuhan anda  :

1 day "MYS" training program
  • Mind Setting Yourself.
  • Underlying-Concept : 80% NLP, 20% etc.
  • Memberikan kebebasan pada setiap peserta untuk menentukan sendiri mind-set yang dikehendakinya sesuai dengan prinsip-prinsip hidup dan kehidupan yang dianggapnya cocok dengan diri dan lingkungannya.
1 day "Mc-HanDiff" training program
  • Managing Conflict & Handling Difficult people at work.
  • Underlying-Concept : 30% Diff People, 30% Conflict style, 30% DISC, 10% etc.
  • Kiat-kiat menemu kenali & menangani berbagai "manusia-sulit" dan "gaya-konflik" sesuai dengan perbedaan perilaku masing-masing orang dilingkungan pekerjaan.
1 day "SPIRaW" training program
  • Smart Personal & Interpersonal relationship at Work.
  • Underlying-Concept : 10% Basic Comm concept, 65% MBTI, 20% NLP, 05% etc.
  • Kebebasan anda menggunakan dan memanfaatkan gaya komunikasi yang sudah anda miliki sejak lama, pada saat dan tempat yang tepat, menjadi suatu nilai lebih bagi anda untuk berkomunikasi secara interpersonal dan menjadi alat yang ampuh untuk mempengaruhi orang lain disekitar anda.
1 day "CuCo'S" training program
  • Customer Communication & Services.
  • Underlying-Concept : 40% MBTI, 20% Customer Srvc Excllnce, 20% Listening skill, 20% Handling complaints.
  • Memberikan kemampuan customer-service-excellence yang ditumbuhkan dari jatidiri masing-masing peserta latih, sehingga cara berfikir bahwa customer-service adalah suatu sikap, dapat dipahami dengan mudah oleh semua peserta latih.
1 day "Entrance" training program
  • (Early New Trainers & Coach Empowering) Program
  • Underlying-Concept : 40% Softskill, 20% Technical skill, 20% Trick&Design, 20% Resources
  • Memberikan kemampuan melaksanakan pelatihan secara singkat bagi orang-orang yang berniat menjadi seorang trainer. Program ini membuka mata peserta-latih bahwa "public-speaking", "trainer" & "facilitator" tidaklah sesulit dan serumit yang mereka bayangkan sebelumnya.
1 day "Softskill & behavioral series" training program
  • "Handling conflict in workplace"
  • "Leadership through people skill"
  • "Negotiation through adaptability"
  • "Teamwork without outing"
    • Underlying-Concept : 40% (DISC/MBTI/TKI/others), 40% Theme content, 20% etc.
    • Dengan bantuan konsep softskill tertentu anda dibimbing untuk membangkitkan resource internal anda agar mampu secara fleksibel melakukan adap-suai terhadap semua permasalahan sehari-hari dilingkungan pekerjaan sesuai dengan topik/ tema/ judul yang disampaikan.
1 day "DISC behavioral series" training program
  • "Solve Conflict for Interpersonal Difficulties"
  • "Direct Influence Selling Concept"
  • "Develop Integrity from Storming to Conclusion"
    • Underlying-Concept : 40% DISC, 40% Theme content, 20% etc.
    • Dengan bantuan konsep DISC anda dibimbing untuk membangkitkan resource internal anda agar mampu secara fleksibel melakukan adap-suai terhadap semua permasalahan sehari-hari dilingkungan pekerjaan sesuai dengan topik/ tema/ judul yang disampaikan.
cache/wst.opf.1000134.xml

RUB Technique

(Teknik dalam komunikasi dan mempengaruhi orang lain)

Teknik RUB sebagaimana asal katanya terinspirasi dari arti kata “menggosok”, “mengusap” dan ataupun “memijat” serta “menyapu”. Jika anda menyederhanakan arti kata tersebut dapatlah dibayangkan bahwa kegiatan melakukan “usapan” tersebut akan berakibat “fatal” jika dilakukan pada orang yang tidak anda kenal, maupun orang yang baru saja anda kenal.

Itulah alasannya mengapa orang-orang tertentu hanya mau dipijat oleh ahli pijat tertentu saja yang memang sudah menjadi langganan tetapnya sejak lama. Seorang ahli pijat bahkan harus dapat meyakinkan calon pelanggan barunya sejak diperkenalkan pertama kalinya oleh pelanggan yang lain, yaitu sejak belum terjadinya sentuhan apapun pada tubuh calon pelanggannya tersebut.

Kegiatan “mengusap” bahagian tubuh orang lain hanya dapat dilakukan dengan seizin orang tersebut dan jangan lupa, harus pula dilakukan dengan cara tertentu dimana cara-cara usapan tersebut sebagaimana yang dikehendaki oleh orang yang mengizinkan diri anda melakukan usapan tersebut.

Penjelasan singkat diatas hanyalah suatu anecdote (guyonan) sederhana yang mencoba menjelaskan bahwa seni berkomunikasi dalam konteks interpersonal bukanlah sesuatu hal yang dengan mudah saja anda lakukan, karena seni berkomunikasi secara interpersonal selalu melibatkan orang lain yang memiliki peta internal (map) mereka sendiri yang unik dan berkaitan dengan pengalaman-pengalaman tertentu dalam kehidupan mereka dimasa lalu.

RUB Technique

Teknik RUB sejatinya adalah seni berkomunikasi yang membuka rahasia keberhasilan komunikasi dan ilmu mempengaruhi antara orang perorang (interpersonal) dengan cara dan jalan pintas yang paling sederhana diantara berbagai cara yang mungkin pernah anda pelajari.

Teknik RUB hanya perlu dilakukan dengan tiga-urutan kegiatan yaitu dengan rumus “BUR”, yaitu kebalikan dari kata “RUB” itu sendiri yang artinya “BLENDING”, “UTILIZING” dan “REDIRECTING”.

BLENDING

Blending adalah upaya memperkecil perbedaan antara diri komunikator dan komunikan, dalam kenyataannya kita sudah sering sekali melakukan teknik blending ini walaupun dilakukan secara tidak sengaja.

Karena kita sering melakukannya secara tidak sengaja maka kita juga tidak dapat mengetahui apakah kegiatan itu memberikan efek positip ataukah negatip. Atau dengan istilah lainnya kita tidak mampu memanfaatkan kejadian itu secara positip bagi kepentingan kita dan orang lain.

Ada dua orang pria yang kebetulan duduk pada barisan paling belakang dari ruangan seminar di hotel SANG-LIRA, sebelum jadwal “coffee-break” secara tidak sengaja kedua orang tersebut keluar menuju “Smoke-Area” dengan wajah tidak puas dan mulai merokok berbarengan tanpa saling memperhatikan satu sama lainnya.

Setelah jadwal makan siang (Misalkan si A dan B)  lagi-lagi keduanya keluar menuju ruangan “Smoke Area” sebelum jadwal “coffee-break” kedua, pada hari pertama seminar tersebut. Kali ini barulah mereka sadar bahwa mereka berdua ketemu diruang yang sama pagi harinya. Salah seorang (A) sambil mulai melempar senyum pada B (mereka hanya berdua diruangan itu) mulai mengatakan “ahh mumet dechh .. saya kok kalau sudah masuk pelajaran hitung-hitungan nggak mudeng tuhh.. udah tua kali ya mas..”, kemudian dijawab oleh B, “ya .. sama tuh .. pagi tadi itu kan .. sudahlah pelajarannya hitungan, ditambah penyaji materinya yang profesor itu kok kayaknya pinter sendiri ya .. kan harusnya dia buat kita jadi pinter .. iya kan mas ?”.

Diakhir pembicaraan barulah mereka mulai saling memperkenalkan diri masing-masing dan bahkan mulai buat janji untuk duduk berdekatan agar dapat pergi keruangan merokok secara bersamaan (berbarengan).

Mereka tidak sadar melalui rokok dapat melakukan blending terhadap perokok lainnya sehingga tidak ada hambatan dalam berkomunikasi satu sama lainnya.

UTILIZING

Utilizing adalah upaya memanfaatkan diri sendiri, orang lain serta lingkungan setelah seseorang melakukan blending yang tepat pada orang yang ditujunya. Mungkin suatu saat anda harus memanfaatkan mantan bos anda untuk mendekati bos baru, atau dalam kasus lainnya anda harus memanfaatkan sekretaris anda untuk membujuk bawahan anda yang keras kepala.

Utilizing bukanlah “Taking Advantage” atau berakibat “Being taken advantage” atau dalam bahasa lokalnya “dikadalin” alias dimanfaatkan secara NEGATIP.

Utilizing merupakan upaya memanfaatkan diri sendiri, orang lain dan atau lingkungan yang ada (apapun itu, termasuk kondisi AC pada ruangan tertentu pada momen tertentu) secara transparan, yang tidak memberikan akibat merugikan bagi orang lain yang di utilize tersebut.

Yang paling buruk dari ketidak sadaran anda akan upaya pemanfaatan ini adalah bahwa bisa jadi selama ini anda sudah ahli menggunakannya namun ternyata yang digunakan  bukanlah teknik “Utilizing”, melainkan teknik “Taking-Advantage” (Ngadalin orang lain) yang selalu berakibat buruk dan fatal bagi komunikasi interpersonal orang perorang.

REDIRECTING

Upaya ini adalah upaya membelokkan feedback seseorang yang tadinya tidak anda harapkan menjadi feedback yang sesuai sebagaimana yang anda harapkan. Atau dengan kata lain upaya membalikkan feedback negatip menjadi feedback positip bagi diri anda.

Upaya redirecting ini tidak akan terjadi jika upaya blending, utilizing dan reframing tidak dilakukan dengan benar.

RUB Technique

Art of Communicating & Influencing

www.billasbi.com

Web Hosting Companies